Memberikan Berita dan Informasi Terkini di seluruh Jawa Tengah * Mau Bisnis Anda Semakin Berkembang ? Iklankan Produk anda di Kabar Jateng !!! Silahkan Hubungi di 085643358148 / 081326613938

Selasa, 12 Mei 2020

Bappenas: Program Pengembangan Sanitasi Masuk dalam RPJMN 2020-2024

Suharso Monoarfa
JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID - DAMPAK Covid-19 yang dialami Indonesia cukup menyadarkan masyarakat tentang pentingnya sanitasi dan pengolahan sampah yang baik. Pembangunan sanitasi ini tertuang dalam RPJMN 2020-2024 dengan sasaran layanan sanitasi berkelanjutan (Air Limbah dan Sampah Domestik), pembangunan sanitasi ini akan diwujudkan melalui program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP).
Pembangunan sanitasi melalui program PPSP pada dasarnya telah disusun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas pada RPJMN 2015 -2019. Kini program PSPP kembali diagendakan dalam RPJMN 2020-2024 serta mendukung Sustainable Development Goals (SDG) tahun 2030.
“Melalui program PPSP sampai dengan tahun 2019 telah berhasil mendampingi kabupaten/kota menyusun dokumen Perencanaan Strategi Sanitasi Kab/Kota (SSK) bagi pelaksanaan pembangunan sanitasi. Sebanyak 489 kabupaten/kota telah memiliki SSK dan 343 kab/kota telah memutakhirkan SSK dan mengimplementasikan,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa seusai mengikuti Rapat Koordinasi Persampahan Nasional di kediamannya di Jakarta pada Senin, 11 April 2020.

Selain itu, program PPSP selama tahun 2017-2018 juga mengembangkan metode pendampingan implementasi SSK yang lebih terstruktur dengan melakukan piloting pada 47 kabupaten/kota. Hasil piloting tersebut yang pertama pengembangan layanan yang lebih sustainable, kedua inovasi kebijakan di daerah, misalnya: Amnesti Tangki Septik Bocor, gerakan menyeluruh utk kota bersih, dan lainnya, ketiga model pendampingan yang akan diterapkan di PPSP 2020-2024.
“Inilah yang menjadi modalitas kita dalam melaksanakan percepatan pembangunan sanitasi untuk mencapai target RPJMN 5 tahun mendatang,” ungkap Menteri.
Kondisi sampah domestik yang telah dihimpun oleh Bappenas di tahun 2016 terdapat 1,55% pengurangan dan 59,08% penanganan. Artinya hanya 1,55% sampah masuk ke fasilitas pengurangan atau pengolahan, hal ini untuk mengurangi sampah yang dibawa ke TPA. Sedangkan Pengurangan dilakukan untuk menurunkan volume sampah yang diolah di TPA agar biaya pengolahannya bisa ditekan dan memperpanjang umur TPA. 
“Dalam RPJMN 2020-2024 target pengurangan dan penanganan akan ditingkatkan menjadi sebesar 20% dan 80%. Begitupula dengan kondisi air limbah domestik, ditargetkan tahun 2024 mengalami perubahan,” kata Menteri.
Sebagai rencana tindak lanjut maka perlu dilakukan penyempurnaan platform sistem pengelolaan sampah seperti penyempurnaan alur pelaksanaan, pilihan rezim pengelolaan sampah, dan penyempurnaan pilihan teknologi pengelolaan sampah. Berikutnya pemetaan kondisi eksisting persampahan di tingkat daerah dan pemetaan komponen berkelanjutan di tingkat pusat. (*)

Senin, 11 Mei 2020
Tim Komunikasi Publik
Kementerian PPN/Bappenas
#RencanaBangunKita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Flight Schedule Achmad Yani Airport

Info Cuaca Jawa Tengah

Redaksi

Pembina : Tomo Widodo SHut, Pemimpin Umum : Sigit Widiyanto SE, Pemimpin Redaksi: Drs Raga Affandi, Koordinator IT & Kreatif : Djoko Santoso, Ardi Dwi Septiawan, Bimo Satrio , Juli Prastomo , Manager Iklan : Tanti Susilowati, Manager Pemasaran dan EO : : Drs Heri Prastowo, Kepala Litbang : Ax Bowo Sutoko SPd, Staf Litbang : Edy Iriyanto, Kabiro Purworejo : Ngabdiri Koim, Kabiro Surakarta : Isvaradi, Staf Redaksi : Woro Suciningtyas SE, Duta Pamungkas, Eko Stianto , Fotografer : Rahmat Yuni Antoro, Penerbit: Kabar Group , Kantor Pusat: Jl Batu Ratna Perum Griya Karang Joang Asri 2 Blok C2 No 27 RT 15 Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara-Kota Balikpapan-Kaltim, Indonesia Telp.: 081347420231, 0853 4743 3322, 082138182572 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com