Memberikan Berita dan Informasi Terkini di seluruh Jawa Tengah * Mau Bisnis Anda Semakin Berkembang ? Iklankan Produk anda di Kabar Jateng !!! Silahkan Hubungi di 085643358148 / 081326613938

Rabu, 07 Juli 2021

Tidak Produktif, 40 Ha Lebih Sawah di Pituruh Selalu Terendam

Meliputi Empat Desa, Diharapkan Dilakukan Normalisasi Saluran Air 

TAK PRODUKTIF : Kondisi sawah di Kecamatan Pituruh yang terendam air (foto koim/kj)
PURWOREJO, KABARJATENG.CO.ID -  Kondisi memprihatinkan dialami para petani khususnya di wilayah Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Hal ini diakui Kepala Desa Ampel Kecamatan Pituruh, Tupon, saat ditemui kabarjateng Selasa (6/7/2021).  

Tupon menjelaskan, puluhan hektare lahan sawah masyarakatnya tidak produktif, karena terendam air, dimana air tersebut tidak dapat terbuang atau tersalurkan seperti sawah pada umumnya. 

Pernyataan Tupon juga senada dengan Kepala Desa Prigelan Kecamatan Pituruh,  Rokhiman, termasuk pula keterangan dari Pj Kepala Desa Sikambang Kecamatan Pituruh, Sariya. 

Tiga kepala desa  yang telah dikonfirmasi media ini tersebut, menegaskan permasalahan pertanian yang dialami masyarakat. 

"Puluhan hektare sawah tidak produktif atau tidak bisa ditanami sepanjang tahun karena air yang selalu merendam tanah persawahan para petani di empat desa Kecamatan Pituruh," sebut Tupon. 

Keempat desa yang dimaksud yaitu  Desa Ampel,  Prigelan, Sikambang dan Desa Pituruh. "Permasalahan mulai terendamnya tanah persawahan di 4 desa tersebut,sekitar tahun 1990-an. Yang masih bisa lumayan untuk ditanami itu sekira 50 persen,  itu di Desa Prigelan, sementara tiga desa lainnya sama sekali tidak bisa," tegasnya. 

"Bahkan sekarang sawah yang tidak produktif tersebut, semakin bertambah luasnya," tegas Pj Kades Sikambang, Sariya, di tempat terpisah 

Disebutkan mereka, akar permasalahan kondisi lahan persawahan karena terjadi pendangkalan dan penyempitan di aliran untuk pembuangan air dari keempat desa tersebut. 

Mereka mengharapkan perlunya dilakukan normalisasi pada saluran pembuangan air di keempat desa tersebut. 

Diakui, kondisi kian parah setelah dibangun bendungan kecil, dimana pintu airnya rusak sehingga tidak bisa dibuka tutup lagi.  "Dengan kondisi pintu airnya sekarang dalam keadaan tertutup. Ekor dari saluran ini berada di Pepe dan Tunjung yang ada pintu air tersebut. Kondisi seperti ini sebenarnya sudah sering disampaikan di setiap Musrenbang di tingkat kecamatan,"  kata Kades Prigelan Rokhiman. 

"Namun tetap saja tidak ada tanggapan dari pemerintah maupun instansi terkait. Padahal usulan ini berulang-ulang disampaikan, namun tidak ada respon," kata dia lagi yang menegaskan kembali, perlunya dilakukan normalisasi saluran pembuangan air. (koim/heri) 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Flight Schedule Achmad Yani Airport

Info Cuaca Jawa Tengah

Redaksi

Pembina : Tomo Widodo SHut, Pemimpin Umum : Sigit Widiyanto SE, Pemimpin Redaksi: Drs Raga Affandi, Koordinator IT & Kreatif : Djoko Santoso, Ardi Dwi Septiawan, Bimo Satrio , Juli Prastomo , Manager Iklan : Tanti Susilowati, Manager Pemasaran dan EO : : Drs Heri Prastowo, Kepala Litbang : Ax Bowo Sutoko SPd, Staf Litbang : Edy Iriyanto, Kabiro Purworejo : Ngabdiri Koim, Kabiro Surakarta : Isvaradi, Staf Redaksi : Woro Suciningtyas SE, Duta Pamungkas, Eko Stianto , Fotografer : Rahmat Yuni Antoro, Penerbit: Kabar Group , Kantor Pusat: Jl Batu Ratna Perum Griya Karang Joang Asri 2 Blok C2 No 27 RT 15 Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara-Kota Balikpapan-Kaltim, Indonesia Telp.: 081347420231, 0853 4743 3322, 082138182572 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com