Memberikan Berita dan Informasi Terkini di seluruh Jawa Tengah * Mau Bisnis Anda Semakin Berkembang ? Iklankan Produk anda di Kabar Jateng !!! Silahkan Hubungi di 085643358148 / 081326613938

Kamis, 21 Februari 2019

"Jangan Rusak Persaudaraan Hanya karena Pemilu"



BANJARNEGARA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan tahun ini bangsa Indonesia dihangatkan oleh kontestasi politik Pemilu 2019. Jangan sampai sebagai umat yang beragama, lantaran terlalu tenggelam dalam hiruk pikuk Pemilu, melupakan nilai-nilai toleransi dan kedamaian seperti yang diajarkan dalam agama.

"Jangan sampai hanya karena Pemilu, kita melupakan ajaran agama. Apalagi memplintir agama untuk menghujat dan memfitnah. Kita semua adalah anak-anak bangsa yang lahir dari rahim Indonesia. Jangan rusak persaudaraan ini hanya karena Pemilu," ujar Bamsoet usai melantik Kader dan Saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Tim Pemenangan Bambang Soesatyo di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (20/02/2019).

Dari pagi hingga sore hari, Bamsoet berkeliling melantik lebih dari 4.000 kader dan saksi TPS Tim Pemenangan Bamsoet di enam Kecamatan di Banjarnegara, antara lain Punggelan, Wanadadi, Rakit, Susukan, Mandiraja dan Purwareja Klampok.



Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan terbesar dalam mengembangkan demokrasi. Adanya berbagai upaya membenturkan agama dengan negara tidak dapat dibenarkan. Apalagi sampai menganggap sistem demokrasi yang sudah sepakat dianut oleh bangsa Indonesia, tidak sesuai dengan ajaran agama.

"Padahal hakikat demokrasi sejalan dengan prinsip-prinsip ajaran agama. Antara lain mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan, pentingnya kontrol terhadap penguasa, serta memelihara kemaslahatan umat. Demokrasi adalah pilihan yang sepakat kita jalankan, maka wajib kita jaga dan kembangkan," tutur Bamsoet.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini mengingatkan, Indonesia dibangun atas darah perjuangan berbagai kalangan, termasuk para alim ulama. Antara lain, Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Tuanku Imam Bonjol, Mohammad Natsir, sampai KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy'ari.

"Bahkan KH Hasyim Asy'ari sebagai pemimpin ormas islam terbesar, Nahdlatul Ulama, menegaskan cinta tanah air sebagian dari Iman. Antara agama dengan negara saling melengkapi satu sama lain. Melalui agama, nasionalisme warga negara tidak menjadi kering. Karena negara merupakan tempat agama tumbuh subur menyebarkan perdamaian dan kasih sayang," terang Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini memaparkan, dalam kurun waktu dua puluh tahun terakhir, Indonesia bersama 50 negara lainnya terus berjuang mengkonsolidasikan pemerintahan yang demokratis. Selain menghadapi tantangan internal dari elite politik dan sosial masyarakat, demokrasi juga menghadapi tekanan eksternal. Seperti resesi global, perubahan geopolitik, maupun ketimpangan pendapatan perekonomian negara dunia.

"Sejauh mana demokrasi mampu menghasilkan dunia yang lebih baik, dunia yang tak berjarak, dunia tanpa kemiskinan dan penindasan, ini yang masih menjadi perdebatan semua pihak. Namun kita percaya, sistem demokrasi yang dianut bangsa Indonesia bertujuan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat," pungkas Bamsoet. (*/kk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Flight Schedule Achmad Yani Airport

Info Cuaca Jawa Tengah

Redaksi

Pembina : Tomo Widodo SHut, Pemimpin Umum : Sigit Widiyanto SE, Pemimpin Redaksi: Drs Raga Affandi, Koordinator IT & Kreatif : Djoko Santoso, Ardi Dwi Septiawan, Bimo Satrio , Juli Prastomo , Manager Iklan : Tanti Susilowati, Manager Pemasaran dan EO : : Drs Heri Prastowo, Kepala Litbang : Ax Bowo Sutoko SPd, Staf Litbang : Edy Iriyanto, Kabiro Purworejo : Ngabdiri Koim, Kabiro Surakarta : Isvaradi, Staf Redaksi : Woro Suciningtyas SE, Duta Pamungkas, Eko Stianto , Fotografer : Rahmat Yuni Antoro, Penerbit: Kabar Group , Kantor Pusat: Jl Batu Ratna Perum Griya Karang Joang Asri 2 Blok C2 No 27 RT 15 Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara-Kota Balikpapan-Kaltim, Indonesia Telp.: 081347420231, 0853 4743 3322, 082138182572 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com