Memberikan Berita dan Informasi Terkini di seluruh Jawa Tengah * Mau Bisnis Anda Semakin Berkembang ? Iklankan Produk anda di Kabar Jateng !!! Silahkan Hubungi di 085643358148 / 081326613938

Rabu, 11 Oktober 2017

Pilkades Serentak, Ketua Polosoro : Hindari Politik Uang

"Yang Menang Jangan Sombong, yang Kalah Jangan Sakit Hati"


Dwi Darmawan
PURWOREJO, KABARJATENG.CO.ID-Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak dilakukan pada 30 Oktober 2017 mendatang. Berbagai desa di wilayah kecamatan-kecamatan yang ada di Purworejo, menggelar pesta demokrasi ini. Ketua Polosoro Kabupaten Purworejo Dwi Darmawan AMd mengharapkan, pelaksanaan pilkades dapat berjalan aman, tertib dan lancar. 

Dwi Darmawan yang merupakan Kades Trirejo Kecamatan Loano ini menegaskan, kepada semua pihak untuk menghindari politik uang. Semua demi menghasilkan pelaksanaan pilkades yang berkualitas, untuk mencetak para pemimpin di tingkat desa, yang dikehendaki adalah pemimpin berkualitas, amanah dan siap memberikan pengabdian pada desanya. 




"Hindari politik uang, yang menang jangan sombong, yang kalah jangan sakit hati. Kita semua saudara, dan bertujuan menjadikan desa lebih baik, maju dan sejahtera," pesan Dwi Darmawan yang dihubungi media ini, Rabu (11/10/2017) malam. 

Sebagai Ketua Polosoro yang merupakan paguyuban kepala desa se-Kabupaten Purworejo, Dwi Darmawan mengajak semua pihak menciptakan iklim kondusif di Purworejo, sama-sama mewujudkan pesta demokrasi yang matang dan dewasa. 

"Kita semua bersaudara, pilkades atau proses politik lainnya adalah hal yang biasa untuk menentukan pemimpin. Yang utama adalah tetap menjaga persatuan dan persaudaraan. Karena semua pada dasarnya untuk membangun desa lebih baik. Ingat, persatuan di atas semuanya," tegas Dwi Darmawan.

Sebagai pemahaman, politik uang (money politics) ada beberapa alternatif pengertian. Di antaranya, suatu upaya mempengaruhi orang lain dengan menggunakan imbalan materi atau dapat juga diartikan jual beli suara pada proses politik dan kekuasaan dan tindakan membagi-bagikan uang baik milik pribadi atau kelompok untuk mempengaruhi suara pemilih (vooters). 

Pengertian ini secara umum ada kesamaan dengan pemberian uang atau barang kepada seseorang karena memiliki maksud politik yang tersembunyi dibalik pemberian itu. Jika maksud tersebut tidak ada, maka pemberian tidak akan dilakukan juga. Praktik semacam itu jelas bersifat ilegal dan merupakan kejahatan. Konsekuensinya para pelaku apabila ditemukan bukti-bukti terjadinya praktek politik uang akan terjerat undang-undang anti suap. (tim kj/net)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERKINI

Flight Schedule Adi Sumarmo Airport

Flight Schedule Adi Sucipto Airport

Flight Schedule Achmad Yani Airport

Info Cuaca Jawa Tengah

Redaksi

Penasehat Kabar Group: Suyoso Nantra SSos MM, CEO Kabar Group: Tomo Widodo SHut, Pemimpin Umum : Sigit Widiyanto SE, Pemimpin Redaksi: Drs. Raga Affandi, Koordinator IT & Kreatif : Juli Prastomo, Ardi Dwi Septiawan, Staf IT & Kreatif : Muhammad Fathur, Manager Iklan dan EO : Agus Kaswanto SPAK, Staff Umum : Munadi Teguh Santoso, Abdul Rahman, Kabiro Purworejo: Wiwid, Kabiro Surakarta : Isvaradi, Staff Redaksi : Estu Ismoyo Aji, Rapen Enico Sabdo, Uyi Poerjo, Bayu Sukma Pamungkas, Bimo, Iffa Miskana, Penerbit: Kabar Group Kantor Pusat: Jl AW Syahrani RT 09/6 Batu Ampar, Balikappan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia Telp.: 081347420231, 087841170982, 085652021853 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com