Memberikan Berita dan Informasi Terkini di seluruh Jawa Tengah * Mau Bisnis Anda Semakin Berkembang ? Iklankan Produk anda di Kabar Jateng !!! Silahkan Hubungi di 085643358148 / 081326613938

Rabu, 23 Januari 2019

"Keberhasilan Pesta Demokrasi Indonesia akan Jadi Catatan Dunia"

KEBUMEN, KABARJATENG.CO.ID-Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan Pemilu yang tinggal beberapa hari lagi harus berjalan damai, kondusif dan aman. Keberhasilan pelaksanaan Pemilu yang dilakukan dalam satu waktu untuk memilih anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Propinsi, DPR RI, DPD RI, serta Presiden RI akan menjadi catatan dunia akan keberhasilan pesta demokrasi di Indonesia.

"Ini pertama kalinya dalam sejarah dunia, sebuah negara menyelenggarakan Pemilu yang menggabungkan lima pemilihan mulai dari tingkat DPRD tingkat Kabupaten/Kota hingga ke Pemilihan Presiden. Jika kita berhasil menyelenggarakan Pemilu tersebut, dunia akan mencatat dengan tinta emas. Tetapi, jika Pemilu yang dilaksanakan gagal dan ricuh, maka dunia akan mencemooh kita," ujar Bamsoet saat melantik Koordinator Desa (Kordes) tim Pemenangan Bambang Soesatyo, di Posko dan Rumah Aspirasi Bambang Soesatyo Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (22/01/2019).

Hadir dalam acara ini antara lain Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kebumen Halimah, Caleg DPR RI Dapil VII Jawa Tengah Arya Anugrah Pratama, tim sukses pemenangan Bambang Soesatyo Kabupaten Kebumen, serta sejumlah Caleg DPRD Partai Golkar Kabupaten Kebumen.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabaputen Kebumen, Purbalingga, dan Banjarnegara ini berharap Pemilu 2019 menjadi ajang untuk lebih merekatkan kembali persatuan dan kesatuan bangsa. Perbedaan dalam pilihan politik adalah hal biasa dan jangan dijadikan sebagai alasan memecah NKRI.

"Pemilu adalah momentum untuk membangun bangsa Indonesia ke depan lebih baik lagi. Jangan jadikan persaingan dan perbedaan dalam Pemilu sebagai bibit-bibit perpecahan serta disintegrasi bangsa," tegas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengingatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya para elit politik, untuk bersama menjaga kesejukan tensi politik saat ini. Penyebaran berita hoax serta ujaran kebencian haruslah ditinggalkan.

"Elite politik harus mampu memberi contoh yang baik kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan mengedepan kepentingan bangsa dan negara. Elite politik harus mampu meredam potensi gesekan antar pendukung di akar rumput. Diantaranya, dengan tidak ikut memprovokasi melalui penyebaran hoax dan ujaran kebencian," tandas Bamsoet.

Tak kalah penting, Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengingatkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengantisipasi segala permasalahan teknis pelaksanaan Pemilu sejak dini. Khususnya, terkait pendistribusian logistik Pemilu dan keamanan surat suara.

"DPR RI selalu mengingatkan KPU untuk mengantisipasi segala persoalan yang mungkin muncul terkait penyelenggaraan Pemilu. Harus ada perencanaan yang detail dan langkah antisipatif untuk meminimalkan persoalan yang mungkin terjadi. Sehingga, seluruh tahapan Pemilu bisa berjalan dengan baik dan sukses," pungkas Bamsoet. (*/kj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Flight Schedule Adi Sumarmo Airport

Flight Schedule Adi Sucipto Airport

Flight Schedule Achmad Yani Airport

Info Cuaca Jawa Tengah

Redaksi

Penasehat Kabar Group: Suyoso Nantra SSos MM, Pembina : Tomo Widodo SHut, Pemimpin Umum : Sigit Widiyanto SE, Pemimpin Redaksi: Drs Raga Affandi, Koordinator IT & Kreatif : Juli Prastomo, Ardi Dwi Septiawan, Manager Iklan : Antonius Wiyoto AMd, Manager Pemasaran dan EO : : Drs Heri Prastowo, Kepala Litbang : Ax Bowo Sutoko SPd, Kabiro Purworejo: Djoko Santoso, Kabiro Surakarta : Isvaradi, Staf Redaksi : Ngabdiri Koim, Irvan Kusuma, M Hendra Aryanto SE, Agus Kaswanto SPAK, Munadi Teguh Santoso, , Bimo Satrio, Iffa Miskana, Penerbit: Kabar Group , Kantor Pusat: Jl Batu Ratna Perum Griya Karang Joang Asri 2 Blok C2 No 27 RT 15 Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara-Kota Balikpapan-Kaltim, Indonesia Telp.: 081347420231, 0853 4743 3322, 082138182572 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com