Memberikan Berita dan Informasi Terkini di seluruh Jawa Tengah * Mau Bisnis Anda Semakin Berkembang ? Iklankan Produk anda di Kabar Jateng !!! Silahkan Hubungi di 085643358148 / 081326613938

Kamis, 03 Desember 2015

Waspadai Penyakit Degeneratif



CATATAN : RURUH SETIATI,SKM,,,,,




Ruruh Setiati
ZAMAN  sekarang ini banyak sekali masyarakat mengalami penyakit degeneratif. Sebetulnya apa penyakit degeneratif tersebut dari kata degeneratif adalah penurunan yang artinya penyakit dikarenakan menurunnya fungsi sel, jaringan dan organ yang terjadi salah satunya faktor usia, akan tetapi usia mudapun tidak menutup kemungkinan dapat terkena. Nah hal ini perlu diperhatikan supaya menjaga kesehatan.  

Beberapa contoh penyakit degeneratif yang sering dijumpai di Indonesia seperti DM tipe 2, osteoarthritis, stroke, osteoporosis, penyakit jantung koroner (PJK). 

Usia muda yang mengalami penyakit degenerative tersebut dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat dan pola makan, Mudah sekali kita saat ini menemukan makanan2 yang siap saji atau makanan instan/berpengawatan. Ini menambah keprihatinan dibidang kesehatan dengan meningkatnya jumlah pasien degenerative dibeberapa sektor kesehatan seperti puskesmas, klinik dan  rumah sakit. Terlihat salah satu penyakit degenerative dinegara berkembang dari tahun 1990 sd 2020, angka kematian penyakit jantung koroner akan meningkat 137 % untuk laki laki dan 120% untuk wanita ( data saya ambil dari liputan di https://ugm.ac.id )

Penyakit degeneratif awalnya dipicu dengan lemak darah yang tinggi sperti kolesterol dan trygliserit meningkat  dan adapula meningkatnya kadar asam urat yang tinggi dalam darah, begitu juga kadar gula darah yang cenderung naik. Hal tersebut dikarena metabolism tubuh kita tidak maksimal, maka banyak penumpukan dari sisa metabolisme yang tidak dikeluarkan oleh tubuh. Yang hal ini dapat meracuni tubuh kita sendiri

Nah hal ini perlu kita cegah dengan olahraga yang seimbang, menghindari makanan yang tidak menyehatkan, selain itu banyak minum air putih yang banyak minimal 8 gelas perhari.
Klo sdh terjadi atau terkena maka perlu konsultasi dokter minimal 1 bulan sekali untu mencegah komplikasi penyakit yang lain. Perlu pula ditambahkan food supplement yang sangat mendukung kebutuhan tubuh kita. Inipun kita tidak asal konsumsi food supplement hal ini bisa anda konsultasikan ke ahlinya seperti dokter, atau ahli gizi yang terdekat dengan lingkungan yang anda tinggal. Sekarang jaman sdh canggih kita bisa browsing di google.

Kejelian untuk memilih supplement juga diperhatikan seperti komposisi dan kandungan dari supplement tersebut, label POM kita lihat no register.( Misal produk DEEPSEA dengan POM SI: 044 316 281 ) itu bisa dicek ke www.pom.go.id, tinggal klik cari berdasarkan nomor register. Ini merupakan contoh saja. 

Karena akhir ini masyarakat sekarang sdh cerdas pandai dalam memilih solusi. Dan juga sadar mereka memilih yang aman dan alami untuk menjaga kesehatan tubuh, baik berolahraga rutin, mengatur pola makan yang sehat dan juga memilih food supplement dengan nota bene herbal ataupun nutrisicall karena lebih aman tanpa efek samping kedepannya sekalipun harus keluarkan uang.
 
Kami selaku pengisi rubrik kesehatan, menyarankan mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena biaya pengobatan lebih mahal ketimbang biaya pencegahan. (*)                

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Pengobatan dengan herbal bisa menjadi pengobatan alternatif bila pengobatan modern sulit untuk didapatkan khususnya untuk penyakit degeneratif seperti penjelasan diatas, berikut salah satu tanaman obat yang memiliki banyak khasiat dapat dibaca pada link berikut ini: https://unair.ac.id/pentingnya-tanaman-obat-alpinia-galanga/

    BalasHapus

Flight Schedule Achmad Yani Airport

Info Cuaca Jawa Tengah

Redaksi

Pembina : Tomo Widodo SHut, Pemimpin Umum : Sigit Widiyanto SE, Pemimpin Redaksi: Drs Raga Affandi, Koordinator IT & Kreatif : Djoko Santoso, Ardi Dwi Septiawan, Bimo Satrio , Juli Prastomo , Manager Iklan : Tanti Susilowati, Manager Pemasaran dan EO : : Drs Heri Prastowo, Kepala Litbang : Ax Bowo Sutoko SPd, Staf Litbang : Edy Iriyanto, Kabiro Purworejo : Ngabdiri Koim, Kabiro Surakarta : Isvaradi, Staf Redaksi : Woro Suciningtyas SE, Duta Pamungkas, Eko Stianto , Fotografer : Rahmat Yuni Antoro, Penerbit: Kabar Group , Kantor Pusat: Jl Batu Ratna Perum Griya Karang Joang Asri 2 Blok C2 No 27 RT 15 Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara-Kota Balikpapan-Kaltim, Indonesia Telp.: 081347420231, 0853 4743 3322, 082138182572 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com