Memberikan Berita dan Informasi Terkini di seluruh Jawa Tengah * Mau Bisnis Anda Semakin Berkembang ? Iklankan Produk anda di Kabar Jateng !!! Silahkan Hubungi di 085643358148 / 081326613938

Minggu, 12 September 2021

Tutorial Keris dan Ikat Kepala Warnai Deklarasi Yayasan Trah Bagelen Indonesia

Deklarasi Yayasan Trah Bagelen Indonesia, Sabtu (11/9/2021) di Kalirejo-Bagelen
PURWOREJO - Ormas Bintang Gajah-gajah Group (BG3) bersama dengan Yayasan Trah Bagelen Indonesia (YTBI) menggelar kegiatan Deklarasi YTBI dan Dialog Bagelenan di sekretariat YTBI di Desa Kalirejo, Kecamatan Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (11/9/2021). 

Deklarasi dilakukan sebagai bentuk legal formal dalam sebuah organisasi dan dialog Bagelenan dilaksanakan untuk mengenalkan, mengingatkan kembali serta nguri-nguri sejarah serta budaya yang ada di Bagelen. 

Berbagai kegiatan mewarnai Deklarasi dan Dialog Bagelenan, seperti ikrar deklarasi dari pengurus Yayasan Trah Bagelen Indonesia, pemberian santunan anak yatim, pemberian bantuan peralatan bagi relawan listrik di Desa Durensari, diskusi pengenalan sejarah Bagelen yang disampaikan sejarawan Purworejo yang juga sebagai pengurus Pondok Pesantren Daruttauhid Desa Kedungsari, Kyai Yusuf Rosadi bersama sejarawan muda Yogyakarta Dr Ahmad Athoilah MA atau yang akrab dipanggil Gus Atho, dialog tentang keris serta turorial cara memakai iket kepala secara benar untuk menjadi blangkon oleh budayawan Purworejo, Joko Sulistyo. 

Hadir dalam kegiatan itu Dandim 0708 Purworejo, Letkol Inf Lukman Hakim, Asisten 3 Bidang Kesra Setda Purworejo, Pram Prasetya Achmad, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Agung Pranoto, perwakilan Polres Purworejo, perwakilan PPK Kabupaten, Muspika dan sejumlah perwakilan komunitas dan tokoh masyarakat Desa Kalirejo. 

Pemberian santunan bagi anak-anak yatim dilakukan Dandim dan Kyai Merah (foto widarto)
"Alhamdulillah, Yayasan Trah Bagelen Indonesia telah resmi mendeklarasikan diri sebagai wadah bagi para trah Bagelen dan berbagai elemen komunitas dengan satu visi misi dan program kerja untuk berperan aktif dalam mewujudkan dinamika perkembangan pembangunan baik secara sosial, budaya dan ekonomi yang ada di wilayah Bagelen," kata ketua YTBI, Subagyo.  

Dikatakan, YTBI  akan selalu sinergi dengan program pemerintah untuk menbangun daerah dengan tidak meninggalkan adat istiadat serta sejarah Bagelen. "Program prioritas kami ke depan adalah intens dalam kegiatan sosial, ekonomi, budaya dan pariwisata. Dimana yayasan ini dibentuk sebagai wadah atau rumah aspirasi atau sebagai rumah berkarya untuk para trah Bagelen," ujarnya. 

Sementara pembina Ormas Bintang Gajah-gajah Group (BG3), Muh Edi Suryanto atau yang akrab disapa Kyai Merah mengatakan, sebagai pemuda Indonesia harus bisa mengenal sejarah dan mengenal budaya, oleh karena itu BG3 bersama YTBI menggelar kegiatan tersebut. 

"Harapan kami sebagai anak muda harus tahu sejarah, tahu budaya karena dengan sejarah dan budaya bisa untuk menjadi ghiroh atau semangat kita dalam menghadapi hidup, karena kita jadi tahu itu siapa, anak siapa, asalnya dari mana, paling tidak kita tahu sejarah dan budaya itu dan meneladani," katanya. 

Diakatakan, BG3 akan mengadakan kegiatan serupa dengan diikuti oleh lebih banyak lagi dari para pemuda yang ada di Purworejo, agar bisa lebih mengenal tentang sejarah dan budaya yang ada di Purworejo. 

Tutorial memasang ikat kepala mewarnai deklarasi YTBI (foto widarto)
Dandim 0708 Purworejo, Letkol Inf Lukman Hakim, mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan itu. Dirinya beranggapan bahwa kegiatan seperti itu baik untuk dilakukan, selain mengenalkan sejarah dan budaya juga mengenalkan nilai-nilai luhur budaya bangsa seperti yang termaktub dalam dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. 

"Dengan kita nguri-nguri budaya sebenarnya kita sudah melaksanakan dalam nilai-nilai Pancasila yang sekarang ini mungkin mulai agak ditinggalkan oleh generasi muda kita," ujarnya. 

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo, Agung Pranoto juga menyambut baik dan mengapresiasi dengan kegiatan itu. Kegiatan itu bisa membangkitkan kesadaran bagi semua warga Purworejo salah satunya tentang sejarah dan budaya yang ada di Bagelen. 

"Harapan kita nanti dengan adanya kegiatan ini bisa memperkuat khasanah sejarah dan berujung pada kecintaan terhadap daerah kita, negeri kita, tanah air kita. Setiap sejarah pasti memiliki sisi positif dan masyarakat bisa mengadopsi itu untuk menjadi semangat dalam membangun Purworejo ini," tutupnya. (*/widarto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Flight Schedule Achmad Yani Airport

Info Cuaca Jawa Tengah

Redaksi

Pembina : Tomo Widodo SHut, Pemimpin Umum : Sigit Widiyanto SE, Pemimpin Redaksi: Drs Raga Affandi, Koordinator IT & Kreatif : Djoko Santoso, Ardi Dwi Septiawan, Bimo Satrio , Juli Prastomo , Manager Iklan : Tanti Susilowati, Manager Pemasaran dan EO : : Drs Heri Prastowo, Kepala Litbang : Ax Bowo Sutoko SPd, Staf Litbang : Edy Iriyanto, Kabiro Purworejo : Ngabdiri Koim, Kabiro Surakarta : Isvaradi, Staf Redaksi : Woro Suciningtyas SE, Duta Pamungkas, Eko Stianto , Fotografer : Rahmat Yuni Antoro, Penerbit: Kabar Group , Kantor Pusat: Jl Batu Ratna Perum Griya Karang Joang Asri 2 Blok C2 No 27 RT 15 Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara-Kota Balikpapan-Kaltim, Indonesia Telp.: 081347420231, 0853 4743 3322, 082138182572 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com