Memberikan Berita dan Informasi Terkini di seluruh Jawa Tengah * Mau Bisnis Anda Semakin Berkembang ? Iklankan Produk anda di Kabar Jateng !!! Silahkan Hubungi di 085643358148 / 081326613938

Selasa, 28 September 2021

Kunjungi Purworejo, Kemendag - Astra International Lepas Ekspor

Jadikan Popongan-Banyuurip sebagai Desa Binaan DSA 

Direktur PEN bersama Astra menyempatkan mengunjungi Pasar Umpet Desa Popongan
PURWOREJO, KABARJATENG.CO.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional bersama PT Astra International Tbk melakukan kunjungan ke Desa Popongan Kecamatan Banyuurip, Purworejo, Jawa Tengah dan melepas ekspor bulu mata palsu ke negara Turki, Zimbabwe dan Amerika Serikat. 

Ekspor ini dilakukan oleh PT Diva Prima Cemerlang, yang merupakan fasilitator bulu mata palsu Desa Sejahtera Astra (DSA) di Purwerejo. Pelesapan ekspor secara simbolis dilakukan langsung oleh Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor pada Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Marolop Nainggolan, bersama Head of CSR PT Astra Internasional Tbk Bondan Susilo. 

Pelepasan ekspor ditandai pemotongan pita di sebuah kendaraan box pengangkut bulu mata palsu di halaman kantor PT Diva Prima Cemerlang yang berada di Desa Popongan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Senin (27/9/2021). 

Berbagai produk khas terdapat di Pasar Umpet Desa Popongan (foto widarto for kabarjateng)
"Pelepasan ekspor ini merupakan salah satu hasil kerja sama Ditjen PEN Kemendag dan PT Astra International Tbk dalam program pengembangan ekspor produk unggulan desa yang ditandatangani pada 28 Juli 2021 lalu," ungkap Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor, Marolop Nainggolan, saat ditemui usai pelepasan ekspor. 

Dalam kerja sama itu, lanjutnya, kedua pihak berkomitmen meningkatkan kapasitas ekspor sekitar 755 desa dalam program DSA agar berdaya saing dan mampu berkompetisi di pasar global. 

“Dengan dilakukannya pelepasan ekspor ini, diharapkan dapat memacu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di level desa lainnya untuk lebih semangat berkarya dan ikut memasuki pasar internasional,” harapnya. 

Dikatakan, DSA Purworejo merupakan salah satu kawasan desa yang telah memberdayakan lebih dari 200 masyarakat lokal di tiga desa dalam memproduksi bulu mata palsu. Sebelumnya, DSA Purworejo melalui PT Diva Prima Cemerlang juga telah melakukan ekspor bulu mata palsu ke beberapa negara, seperti Inggris, Prancis, Belgia, Ceko, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Nigeria dan Kolombia. 

Marolop Nainggolan berharap ekspor bulu mata palsu yang perdana untuk di Kabupaten Purworejo ini akan terus berlanjut dan mendapatkan repeat order dengan jumlah transaksi yang lebih besar dan negara tujuan ekspor yang semakin bertambah. 

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2020, Indonesia merupakan eksportir bulu mata palsu kedua terbesar di dunia setelah Tiongkok dengan nilai ekspor sebesar 387,6 juta dolar AS dengan pangsa pasar di dunia sebesar 8,47 persen," ujarnya. 

Head of CSR PT Astra Internasional Tbk, Bondan Susilo, mengatakan, Astra International Tbk memiliki program kontribusi sosial di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan. 

"Di salah satu bidang kewirausahaan ini adalah Desa Sejahtera Astra yang ini adalah untuk memajukan produk unggulan pasar pedesaan dan kita dibantu oleh beberapa kementerian yang salah satunya adalah Kementrian Perdagangan untuk tujuan ekspor. Kita sekarang total 930 DSA di 34 provinsi dan sekarang kita targetkan tahun ini ada 100 Desa Sejahtera Astra untuk ekspor," jelasnya. 

Dikatakan, bagi desa yang telah bergabung akan diberikan pelatihan dan pembinaan, setelah itu DSA juga akan dikuatkan dari sisi kelembagaan dengan membantu usahanya salah satunya menjadi koperasi, setelah usahanya maju baru akan difasilitasi pemasaran dengan dicarikan pasar di luar negeri dan jika untuk meningkatkan kapasitas produksinya maka akan dibantu fasilitasi alat produksinya. 

"Kita setiap tahun ada yang namanya pilihan Desa Sejahtera Astra baru, kita bekerja sama dengan Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal untuk nanti dipilih dari 34 provinsi itu mana lagi yang potensial," ujarnya. 

Untuk di Purworejo, lanjutnya, baru produksi bulu mata palsu yang menjadi pilot projek perdana untuk ekspor, selanjutnya akan ada porang dan lainnya. Sementara itu, CEO DSA Purworejo, Dewi Eka Harlasyanti, mengaku senang dengan pelepasan ekspor perdana bulu mata palsu di Purworejo. 

"Semoga ini bisa diikuti oleh UMKM-UMKM lain yang ada di Purworejo, dengan potensi produksi yang ada dengan dibantu Kementrian untuk bisa ekspor ke keluar negeri," katanya. 

Selain melepas ekspor bulu mata palsu, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional bersama PT Astra International Tbk dan rombongan juga mengunjungi pasar umpet di Desa Popongan. Mereka berkesempatan melihat berbagai hasil produksi UMKM Purworejo dan melakukan diskusi bersama serta workshop UMKM dengan tema Desa Sejahtera Astra dukung UMKM naik kelas dan ekspor. (*/widarto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Flight Schedule Achmad Yani Airport

Info Cuaca Jawa Tengah

Redaksi

Pembina : Tomo Widodo SHut, Pemimpin Umum : Sigit Widiyanto SE, Pemimpin Redaksi: Drs Raga Affandi, Koordinator IT & Kreatif : Djoko Santoso, Ardi Dwi Septiawan, Bimo Satrio , Juli Prastomo , Manager Iklan : Tanti Susilowati, Manager Pemasaran dan EO : : Drs Heri Prastowo, Kepala Litbang : Ax Bowo Sutoko SPd, Staf Litbang : Edy Iriyanto, Kabiro Purworejo : Ngabdiri Koim, Kabiro Surakarta : Isvaradi, Staf Redaksi : Woro Suciningtyas SE, Duta Pamungkas, Eko Stianto , Fotografer : Rahmat Yuni Antoro, Penerbit: Kabar Group , Kantor Pusat: Jl Batu Ratna Perum Griya Karang Joang Asri 2 Blok C2 No 27 RT 15 Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara-Kota Balikpapan-Kaltim, Indonesia Telp.: 081347420231, 0853 4743 3322, 082138182572 Email: redaksi__kabarkaltim@hotmail.com